Pemotor Ngamuk di Pasar Minggu, Pelanggan Warung Jadi Korban

Seorang warga yang sedang membeli pecel lele menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (6/6/2021) dini hari. Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko mengatakan, korban berinisial S (38) menderita tiga luka bacok. "Korban terkena luka (bacok) di bagian leher, punggung, paha," kata Bambang saat dikonfirmasi.

Bambang mengaku belum mengetahui kondisi terkini dari korban karena masih dirawat di RS Pasar Rebo, Jakarta Timur. "Yang pasti masih dirawat ya, kita juga belum tahu kritis atau tidak. Nanti kalau sudah membaik kondisinya baru kita bisa minta keterangan," ujar dia. Bambang menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika terjadi keributan antarpengendara motor di Jalan Raya Pasar Minggu.

"Kronologisnya ada dua pengendara motor, yang satu sendirian yang satu berdua berboncengan. Kemudian ribut, satunya minggir dekat TKP (tempat kejadian perkara)," ujar dia. Mereka pun terlibat cekcok mulut hingga baku hantam di depan warung pecel lele. Keributan itu coba dilerai oleh penjual pecel lele dan seorang calon pembeli.

Setelahnya, para pengendara motor yang terlibat perselisihan meninggalkan lokasi. Namun, pemotor yang berboncengan datang kembali ke lokasi dengan membawa teman temannya. Mereka juga membawa senjata tajam.

"Kurang lebih ada tujuh orang, bawa sajam (senjata tajam). Mereka cari orang yang tadi," jelas Bambang. Lantaran tidak menemukan orang yang dicari, para pelaku mengamuk di warung pecel lele tersebut. Seorang pembeli yang sempat melerai perselisihan menjadi korban pembacokan.

"Pembeli yang sedang makan dibacok. Jadi sebenarnya salah sasaran. Ya sekarang kasusnya masih lidik, ditangani di Polsek," kata Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.